nafas.
Untuk perasaan yang dipejamkan mata dan didiamkan bicara.
24.6.26
[506]
Dan seperti angin kasar menampar pipi,
Dia datang menyapa kembali.
Sekejap.
Tapi paling terkesan.
Terhempap aku, dikambus beban kenangan.
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment