31.5.24

[453]

I don't know her. 
But I have read her struggle. 

She knows she's wrong. 
And she wants to make things right. 
She wants to be better. 

And I do understand her. 
Because I want to be better too. 

So, I pray for her. 
Like I pray for myself. 

Hoping the best I will get, 
she will get the same too.

Because Allah holds every heart. 

19.5.24

[452]

We tend to regret decision we've made before. Because we felt like we could do better. But you know what, we couldn't. That was our first time. New things happen to us, of course we didn't know what to do. Of course we tripped a little bit. And made mistakes. 

Regrets are natural. To live with it but not to dwell in it. To get up and to be the better version from our yesterday. 


Inspired after watching Thirty-nine Ep. 7

21.4.24

[451]

Meminta mati tak berani, 
meneruskan hidup tak mau. 

Begitulah dia sebenar-benar pengecut. 

16.4.24

[450]

Engkau mengadukan sedih hati. 
Kepada Tuhan sudah. 
Kepada aku juga engkau ceritakan. 

Lagi dan lagi. 

Tetapi sungguh aku buntu. 
Bagaimana boleh aku hilangkan kesedihan mu, 
dengan hanya mendengar cerita? 

Pada tiap tangis yang kau senyapkan di balik pintu, 
ketahuilah hati aku turut pilu. 

Oh bagaimana boleh aku hilangkan kesedihan mu? 

Ya Allah, bantu kami. 

27.3.24

[449]

Aku tak pasti mulanya bila. 

Yang aku akan rasa hendak menangis. 
Kemudian membuak-buak rasa perlu menulis. 

Meresahkan. 

Kesukaan aku sudah menjadi sesuatu yang meresahkan. 

Aku tak pasti sejak bila, 
Kopi menjadi sesuatu yang meresahkan.